Spasial

Profil Kabupaten Jombang: Peta, Sejarah dan Geografis

Kabupaten Jombang adalah sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Kabupaten ini terletak di bagian selatan propinsi tersebut, dengan ibu kotanya berada di kota Jombang. Kabupaten Jombang memiliki luas wilayah sekitar 1.144,50 km² dan memiliki penduduk sekitar 1.300.000 jiwa.

Kabupaten Jombang merupakan salah satu daerah yang kaya akan sumber daya alam, terutama sumber daya pertanian. Daerah ini memiliki lahan pertanian yang luas dan produktivitas pertanian yang tinggi, terutama untuk tanaman padi, jagung, kedelai, dan kacang-kacangan. Selain itu, Kabupaten Jombang juga merupakan salah satu daerah penghasil tebu terbesar di Indonesia.

Di samping sumber daya alam yang kaya, Kabupaten Jombang juga memiliki beberapa objek wisata yang menarik, seperti Taman Wisata Alam Trowulan, Air Terjun Grojogan Sewu, dan Candi Penataran. Kabupaten Jombang juga memiliki beberapa pusat industri kecil dan menengah, terutama di sektor tekstil, konveksi, dan industri kecil lainnya.

Sejarah Kabupaten Jombang

Sejarah Kabupaten Jombang berkaitan dengan sejarah kerajaan-kerajaan di Jawa Timur pada masa lalu. Kabupaten Jombang merupakan salah satu daerah yang terletak di wilayah kerajaan Majapahit, sebuah kerajaan terkenal di Jawa Timur pada abad ke-14 hingga abad ke-16.

Modal Usaha Modal Usaha

Setelah kerajaan Majapahit runtuh, wilayah Kabupaten Jombang masuk ke dalam wilayah kerajaan Demak, yang merupakan salah satu kerajaan Islam pertama di Jawa. Pada abad ke-16 hingga abad ke-17, wilayah Kabupaten Jombang masuk ke dalam wilayah kerajaan Mataram, yang merupakan kerajaan Hindu yang terkenal di Jawa Timur.

Pada abad ke-19, wilayah Kabupaten Jombang masuk ke dalam wilayah Kesultanan Madura, yang merupakan salah satu kesultanan di Jawa Timur yang masih eksis sampai sekarang. Setelah Indonesia merdeka pada tahun 1945, wilayah Kabupaten Jombang menjadi bagian dari Provinsi Jawa Timur. Kabupaten Jombang resmi dibentuk pada tahun 1950, dengan ibu kotanya di kota Jombang.

Baca juga: Peta Kabupaten Bogor dan Letak Geografisnya

Peta Kabupaten Jombang

Peta Kabupaten JombangPeta Kecamatan Kabupaten Jombang

Pemerintahan Kabupaten Jombang

Pemerintahan Kabupaten Jombang diatur oleh Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, yang mengatur tentang organisasi, tata kerja, dan kewenangan pemerintah daerah di Indonesia.

Pemerintahan Kabupaten Jombang terdiri dari beberapa tingkatan, yaitu:

  1. Pemerintah Kabupaten Jombang: merupakan tingkat pemerintahan yang paling tinggi di Kabupaten Jombang, yang dipimpin oleh seorang Bupati. Bupati Kabupaten Jombang bertanggung jawab atas pemerintahan daerah dan menjalankan tugas-tugas yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah.
  2. Pemerintah Kota/Kabupaten: merupakan tingkat pemerintahan di bawah Bupati Kabupaten Jombang, yang dipimpin oleh seorang Walikota/Wakil Bupati. Walikota/Wakil Bupati bertanggung jawab atas pemerintahan di Kota/Kabupaten dan menjalankan tugas-tugas yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah.
  3. Pemerintah Desa: merupakan tingkat pemerintahan terkecil di Kabupaten Jombang, yang dipimpin oleh seorang Kepala Desa. Kepala Desa bertanggung jawab atas pemerintahan di Desa dan menjalankan tugas-tugas yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

Pemerintah Kabupaten Jombang bertanggung jawab atas pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di daerah tersebut, serta mengelola sumber daya alam dan perekonomian daerah dengan bijaksana. Pemerintah Kabupaten Jombang juga bertanggung jawab atas pengelolaan keuangan daerah dan pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan di daerah tersebut.

Geografis Kabupaten Jombang

Kabupaten Jombang terletak di bagian selatan Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah sekitar 1.144,50 km² dan memiliki batas-batas wilayah sebagai berikut:

  • Utara: Kabupaten Nganjuk
  • Timur: Kabupaten Mojokerto
  • Selatan: Kabupaten Sidoarjo
  • Barat: Kabupaten Lamongan

Kabupaten Jombang terdiri dari 9 kecamatan, yaitu Kecamatan Jombang, Kecamatan Sumobito, Kecamatan Kudu, Kecamatan Tempurejo, Kecamatan Mlarak, Kecamatan Porong, Kecamatan Gempol, Kecamatan Gudo, dan Kecamatan Rogojampi.

Secara geografis, Kabupaten Jombang merupakan daerah yang cukup datar, dengan ketinggian rata-rata sekitar 100 meter di atas permukaan laut. Kabupaten ini memiliki iklim tropis yang panas dan lembap, dengan suhu rata-rata sekitar 28 derajat Celsius. Kabupaten Jombang juga memiliki beberapa sungai yang berfungsi sebagai sumber air bagi penduduk di daerah tersebut.

Ekonomi Kabupaten Jombang

Ekonomi Kabupaten Jombang terutama didukung oleh sektor pertanian, terutama di bidang pertanian padi, jagung, kedelai, dan kacang-kacangan. Selain itu, Kabupaten Jombang juga merupakan salah satu daerah penghasil tebu terbesar di Indonesia.

Di samping sektor pertanian, Kabupaten Jombang juga memiliki sektor industri yang cukup berkembang, terutama di bidang tekstil, konveksi, dan industri kecil lainnya. Selain itu, Kabupaten Jombang juga memiliki potensi pariwisata yang cukup besar, dengan beberapa tempat wisata alam yang menarik seperti Taman Wisata Alam Trowulan dan Air Terjun Grojogan Sewu.

Pemerintah Kabupaten Jombang telah menerapkan beberapa kebijakan dan program untuk mengembangkan sektor-sektor tersebut, seperti dengan memberikan pelatihan dan pendampingan kepada pelaku usaha di daerah tersebut, serta menyediakan fasilitas dan infrastruktur yang mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Secara umum, ekonomi Kabupaten Jombang cukup stabil dan tumbuh dengan baik, meskipun masih terdapat beberapa masalah yang perlu diatasi, seperti ketergantungan terhadap sektor pertanian yang tinggi, rendahnya tingkat pengelolaan sumber daya alam yang bijaksana, dan rendahnya tingkat inovasi dan produktivitas di sektor industri.

Pendidikan

Pendidikan merupakan salah satu sektor yang penting bagi pembangunan Kabupaten Jombang. Pemerintah Kabupaten Jombang telah mengeluarkan beberapa kebijakan dan program untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah tersebut, di antaranya dengan memberikan pelatihan kepada guru, menyediakan fasilitas pendidikan yang memadai, dan meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Jombang, tingkat partisipasi masyarakat terhadap pendidikan di Kabupaten Jombang cukup tinggi, dengan tingkat tertinggi terdapat pada jenjang pendidikan dasar. Selain itu, tingkat kelulusan siswa di Kabupaten Jombang juga cukup tinggi, dengan tingkat kelulusan sekolah dasar sebesar 99,5%.

Di Kabupaten Jombang terdapat beberapa jenjang pendidikan, yaitu pendidikan dasar (SD), pendidikan menengah pertama (SMP), pendidikan menengah atas (SMA), dan pendidikan tinggi.

Seni dan Budaya

Kabupaten Jombang merupakan salah satu kabupaten di Propinsi Jawa Timur, Indonesia. Kabupaten Jombang memiliki beragam seni dan budaya yang kaya dan menarik, yang merupakan hasil dari campuran budaya dari berbagai suku yang ada di daerah tersebut.

Seni tradisional yang terkenal di Kabupaten Jombang adalah seni wayang. Wayang adalah pertunjukan teatrikal yang menggunakan boneka-boneka atau kulit yang ditarik di depan layar yang diterangi lampu. Wayang di Kabupaten Jombang biasanya diperankan oleh dalang yang berperan sebagai narator dan pemain boneka.

Selain itu, Kabupaten Jombang juga memiliki seni tari tradisional yang bernama Tari Remo. Tari Remo adalah tari yang menggambarkan keberanian, kekuatan, dan kecerdasan. Tari Remo biasanya dipertunjukkan saat acara-acara adat, seperti pernikahan, upacara pemakaman, dan lain-lain.

Budaya lisan di Kabupaten Jombang juga merupakan bagian yang penting dari kebudayaan daerah tersebut. Budaya lisan di Kabupaten Jombang meliputi berbagai cerita rakyat, legenda, dan lagu-lagu tradisional yang dipertunjukkan secara lisan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Selain itu, Kabupaten Jombang juga memiliki beragam kerajinan tangan yang merupakan hasil karya para seniman setempat. Kerajinan tangan yang terkenal di Kabupaten Jombang antara lain adalah kerajinan batik, kerajinan kulit, dan kerajinan kayu.

Secara keseluruhan, seni dan budaya di Kabupaten Jombang merupakan campuran dari berbagai budaya yang ada di daerah tersebut, yang menjadikannya sebagai kebudayaan yang unik dan kaya.

Keadaan Alam Kabupaten Jombang

Kabupaten Jombang merupakan salah satu daerah di Provinsi Jawa Timur yang kaya akan sumber daya alam. Daerah ini memiliki lahan pertanian yang luas dan produktivitas pertanian yang tinggi, terutama untuk tanaman padi, jagung, kedelai, dan kacang-kacangan. Selain itu, Kabupaten Jombang juga merupakan salah satu daerah penghasil tebu terbesar di Indonesia.

Di samping sumber daya pertanian, Kabupaten Jombang juga memiliki beberapa sumber daya alam lainnya, seperti air, batu bara, dan gas alam. Daerah ini juga memiliki beberapa taman wisata alam yang menarik, seperti Taman Wisata Alam Trowulan dan Air Terjun Grojogan Sewu.

Secara umum, keadaan alam di Kabupaten Jombang masih terjaga dengan baik, meskipun ada beberapa masalah yang terkait dengan pengelolaan sumber daya alam yang tidak sehat. Masalah-masalah tersebut antara lain terkait dengan penggunaan lahan yang tidak sesuai dengan fungsinya, degradasi lahan, dan pencemaran lingkungan. Oleh karena itu, pemerintah Kabupaten Jombang telah mengeluarkan beberapa kebijakan dan program untuk mengelola sumber daya alam di daerah tersebut secara bijaksana dan berkelanjutan.

Penduduk Kabupaten Jombang

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Jombang, penduduk Kabupaten Jombang pada tahun 2020 sebanyak 1.300.000 jiwa. Penduduk Kabupaten Jombang terdiri dari berbagai suku bangsa dan agama yang beragam. Mayoritas penduduk Kabupaten Jombang adalah warga Jawa, dengan beberapa suku bangsa lainnya seperti Sunda, Madura, dan Tionghoa.

Penduduk Kabupaten Jombang juga terdiri dari berbagai agama, dengan mayoritas penduduknya beragama Islam. Selain itu, terdapat juga penduduk Kabupaten Jombang yang beragama Kristen, Hindu, dan Buddha.

Penduduk Kabupaten Jombang tersebar di berbagai kecamatan di daerah tersebut, dengan tingkat urbanisasi sekitar 40%. Sebagian besar penduduk Kabupaten Jombang bekerja di sektor pertanian, terutama di bidang pertanian padi, jagung, kedelai, dan kacang-kacangan. Selain itu, terdapat juga penduduk Kabupaten Jombang yang bekerja di sektor industri kecil dan menengah, terutama di bidang tekstil, konveksi, dan industri kecil lainnya.

Kecamatan Kabupaten Jombang

Berikut adalah daftar kecamatan di Kabupaten Jombang:

  1. Kecamatan Jombang: merupakan kecamatan yang paling besar di Kabupaten Jombang, dengan luas wilayah sekitar 181,35 km². Kecamatan ini terdiri dari 19 kelurahan, dengan ibu kotanya di Kota Jombang. Kecamatan Jombang merupakan pusat pemerintahan, perdagangan, dan industri di Kabupaten Jombang.
  2. Kecamatan Sumobito: merupakan kecamatan yang terletak di sebelah utara Kecamatan Jombang, dengan luas wilayah sekitar 191,85 km². Kecamatan ini terdiri dari 14 kelurahan, dengan ibu kotanya di Desa Sumobito. Kecamatan Sumobito merupakan daerah penghasil padi, jagung, kacang-kacangan, dan tebu yang terkenal di Kabupaten Jombang.
  3. Kecamatan Kudu: merupakan kecamatan yang terletak di sebelah timur Kecamatan Jombang, dengan luas wilayah sekitar 202,45 km². Kecamatan ini terdiri dari 12 kelurahan, dengan ibu kotanya di Desa Kudu. Kecamatan Kudu merupakan daerah penghasil padi, jagung, kacang-kacangan, dan tebu yang terkenal di Kabupaten Jombang.
  4. Kecamatan Tempurejo: merupakan kecamatan yang terletak di sebelah selatan Kecamatan Jombang, dengan luas wilayah sekitar 201,60 km². Kecamatan ini terdiri dari 16 kelurahan, dengan ibu kotanya di Desa Tempurejo. Kecamatan Tempurejo merupakan daerah penghasil padi, jagung, kacang-kacangan, dan tebu yang terkenal di Kabupaten Jombang.
  5. Kecamatan Mlarak: merupakan kecamatan yang terletak di sebelah timur Kecamatan Tempurejo, dengan luas wilayah sekitar 200,90 km². Kecamatan ini terdiri dari 13 kelurahan, dengan ibu kotanya di Desa Mlarak. Kecamatan Mlarak merupakan daerah penghasil padi, jagung, kacang-kacangan, dan tebu yang terkenal di Kabupaten Jombang.
  6. Kecamatan Porong: merupakan kecamatan yang terletak di sebelah selatan Kecamatan Tempurejo, dengan luas wilayah sekitar 199,60 km². Kecamatan ini terdiri dari 15 kelurahan, dengan ibu kotanya di Desa Porong. Kecamatan Porong

Tempat Wisata

Kabupaten Jombang memiliki beberapa tempat wisata yang menarik dan layak dikunjungi, di antaranya:

  1. Taman Wisata Alam Trowulan: merupakan salah satu tempat wisata alam yang terkenal di Kabupaten Jombang. Taman Wisata Alam Trowulan terletak di Kecamatan Trowulan, sekitar 15 km dari Kota Jombang. Taman Wisata Alam Trowulan merupakan salah satu situs arkeologi terbesar di Indonesia, yang merupakan bekas ibu kota kerajaan Majapahit. Taman Wisata Alam Trowulan menyimpan berbagai macam benda-benda bersejarah yang berhubungan dengan kerajaan Majapahit, seperti candi, prasasti, dan benda-benda lainnya.
  2. Air Terjun Grojogan Sewu: merupakan salah satu tempat wisata alam yang terkenal di Kabupaten Jombang. Air Terjun Grojogan Sewu terletak di Kecamatan Gempol, sekitar 30 km dari Kota Jombang. Air Terjun Grojogan Sewu merupakan air terjun yang memiliki ketinggian sekitar 40 meter, dengan air yang jernih dan sejuk. Air Terjun Grojogan Sewu merupakan salah satu tempat yang cocok untuk berwisata dan berlibur bersama keluarga.
  3. Candi Penataran: merupakan salah satu tempat wisata budaya yang terkenal di Kabupaten Jombang. Candi Penataran terletak di Kecamatan Trowulan, sekitar 15 km dari Kota Jombang. Candi Penataran merupakan candi Hindu yang dibangun pada abad ke-14 oleh kerajaan Majapahit. Candi Penataran terkenal dengan arsitektur yang indah dan detail yang unik, yang mencerminkan kekayaan budaya kerajaan Majapahit. Candi Penataran merupakan salah satu tempat yang cocok untuk mengenal lebih dalam sejarah dan budaya Indonesia.

Artikel terkait

Baca juga: Temukan Tempat Makan dan Tempat Hangout Terbaik di Kota Anda

Back to top button