Spasial

Mengenal Ibu Kota Filipina Beserta Penjelasan Lengka

Ibu Kota Filipina – Filipina adalah merupakan sebuah negara kepulauan yang berada di Asia Tenggara yang berada di lingkar pasifik barat, dengan nama resmi yaitu Republika Philipinas. Melansir dari laman resmi Geografi Republik Filipina, ibukota negara Filipina adalah Kota Manila, di mana kota tersebut terletak di tepi timur Teluk Manila yang berada di pulau terbesar serta terutara adalah pulau Luzon. Manila adalah merupakan salah satu wilayah metropolitan dengan penduduk lebih dari 10 juta jiwa.

Filipina adalah merupakan negara yang dulu dikuasai oleh Kerajaan Spanyol selama kurang lebih 265 tahun, mulai dari tahun 1565 hingga tahun 1821. Namun pada perang Amerika-Spanyol di tahun 1898, Amerika Serikat berhasil menguasai Filipina serta menjadikannya sebagai salah satu negara persemakmuran di bawah Amerika Serikat pada tahun 1934. Ibukota negara Filipina adalah Manila ini, mempunyai luas wilayah sebesar 300.000km2 dengan jumlah penduduk sebanyak 105.893.381 jiwa.

Ibukota negara Filipina adalah Manila, dengan kebanyakan penduduknya memeluk agama Katolik. Filipina menggunakan dua bahasa sebagai bahasa resminya adalah bahasa Inggris serta bahasa Filipina yang pada dasarnya adalah bahasa Tagalog. Negara Filipina juga sebagai salah satu negara Kepulauan yang terbesar kelima di dunia, di mana negara ini mempunyai garis pantai terpanjang kelima di dunia.

Berikut ini kondisi sosial ekonomi serta budaya Filipina yang di rangkum dari berbagai sumber.

Pinjaman Online

Baca juga: Letak Astronomis Filipina, Letak Geografis FIlipina serta Keuntungannya

Mengenal Filipina serta Manila

Melansir dari laman Geografi Republik Filipina, secara astronomis Filipina terletak antara 6°LU – 19°LU serta 116°BT – 126°BT. Berdasarkan letak geografisnya, maka negara Filipina juga berbatasan dengan Samudra Pasifik di sebelah Utara serta Timur, juga berbatasan dengan Laut Cina Selatan di sebelah Barat, serta berbatasan dengan Laut Sulawesi di sebelah Selatan. Ibukota negara Filipina adalah Manila, di mana Filipina sendiri merupakan sebuah negara kepulauan yang terdiri atas 7.107 pulau.

Ibukota negara Filipina adalah Manila ini, yang menurut sejarah merupakan salah satu pemukiman muslim di mulut Sungai Pasig sepanjang pesisir Teluk Manila. Salah satu persangkaan asal namanya merupakan dari kata may nilad yang secara harafiah faedahnya “ada nilad”. Nilad sendiri merupakan tanaman bakau berbunga putih yang tumbuh di wilayah itu.

Namun pada zaman ke-16, area sekitar Manila diperintah oleh tiga raja adalah, Raja Sulayman serta Raja Matanda di komunitas selatan Sungai Pasig serta Raja Lakandula di utara. Mereka juga mengadakan hubungan dengan Kesultanan Brunei, Sulu, serta Ternate di Cavite. Adanya kedatangan Spanyol Pada 1570 di bawah Miguel López de Legazpi, mulai membentuk pendudukan Manila. Akan tetapi Pada 10 Juni 1574, Raja Phillip II dari Spanyol memberi gelar Insigne y Siempre Leal Ciudad (“Distinguished and Ever Loyal Metropolis”) pada Manila, serta dijadikan ibunda kota Filipina pada 1595 serta dijadikan pusat perdagangan perak trans-Pasifik.

Kondisi Fisik serta Iklim

Filipina adalah salah satu negara kepulauan yang mempunyai banyak gunung api sebagai rangkaian Pegunungan Sirkum Pasifik. Jik ditinjau secara fisik, maka kondisi tanah yang subur sangat dapat menunjang kegiatan agraris yang meliputi bidang pertanian, serta bidang perikanan serta kehutanan. Kepulauan Filipina juga kaya dengan wilayah hutan lindung yang masih asli, wilayah perbukitan, gunung-gunung, jurang-jurang curam, serta  lembah-lembah yang subur.

Danau-danau yang cukup terbesar di Filipina adalah Pulau Luzon, Danau Laguna de Bay, serta Danau Sultan Alonton di Pulau Mindanao. Ibukota negara Filipina adalah Manila ini, mempunyai kondisi iklim yang tak jauh berbeda dengan Indonesia, hal ini karena letak lintangnya Filipina memiliki iklim tropis (panas) yang dipengaruhi oleh angin monsun. Iklim di Kepulauan Filipina termasuk wilayah yang dipengaruhi oleh angin muson yang memberinya dua jenis musim, adalah musim hujan antara juni sampai Februari serta Musim Kemarau antara Maret sampai Juli.

Sedangkan dalam sistem klasifikasi iklim Köppen, Manila mempunyai iklim tropis yang cukup lembap serta kering, serta mempunyai batas dengan iklim muson tropis. Seperti wilayah yang lain di Filipina, Manila sepenuhnya berada di wilayah tropis, dengan garis khatulistiwa yang menggambarkan jarak temperatur yang kecil, kecil probabilitas berada di bawah 20 °C serta lebih tinggi dari 38 °C. Hal ini membuat tingkat kelembapan yang biasanya, lebih tinggi sehingga iklimnya menjadi lebih hangat.

Baca juga: Kondisi Geografis Thailand Berdasarkan Peta

Kondisi Sosial, Ekonomi serta Budaya

– Demografi

Filipina adalah negara yang berada di urutan ke-12 di dunia, dengan jumlah penduduk 87.857.473 jiwa pada 2013. Melansir dari sumber yang sama, sekitar dua per tiga penduduk tinggal di Pulau Luzon serta Manila, ibunda kotanya, berada di urutan ke-11 dalam jumlah penduduk area metropolitan. Sekitar 95,9% penduduk Filipina dapat membaca, salah satu yang tertinggi di Asia, serta setara untuk pria maupun wanita. Angka harapan hidup penduduknya sekitar 69,29 tahun, dengan 72,28 untuk wanita serta 66,44 untuk pria. Pertumbuhan penduduk per tahunnya sebesar 2,1% serta sekarang Filipina sedang mengalami masalah kepadatan penduduk karena angka kelahirannya tinggi.

– Ekonomi

Negara Filipina secara ekonomi, terkenal dengan pertanian yang diperkenalkan kira-kira 2.000 tahun kemudian oleh suku Batad. Luasnya yang mencakup 4.000 mil², serta diusahakan secara tradisional tanpa penggunaan pupuk, membuatnya sebagai Warisan Bumi oleh UNESCO (Tubuh PBB untuk Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, serta Kebudayaan) pada tahun 1995. Adapun mata pencaharian penduduk Filipina adalah pertanian yang menghasilkan padi, kelapa, serat abaca, nanas, tembakau, serta gula. Namun untuk pertambangannya menghasilkan kobalt, tembaga, bijih besi, emas, nikel serta minyak bumi. Dari area pariwisata, bentuk wisata yang ditawarkan oleh pemerintah Filipina adalah wisata alam, disebabkan Filipina banyak mempunyai danau alam serta pemandangan alam yang indah.

– Pendidikan

Filipina juga mulai menetapkan bahwa pendidikan wajib yang mesti di tempuh para siswa, serta siswi di negara itu adalah 13 tahun. Bahkan untuk kebijakan ini menjadi kunci utama dalam mengurangi angka kemiskinan. Selama ini sistem pembelajaran di Filipina hanya mengenal enam tahun belajar di Sekolah Asas serta empat tahun di Sekolah Menengah. Dengan undang-undang yang baru, siswa wajib masuk taman kanak-kanak selama satu tahun sebelum duduk di bangku SD. Siswa juga harus mengikuti pendidikan tambahan kalau akan melanjutkan ke perguruan tinggi. Selain itu, untuk Bahasa Inggris dijadikan bahasa utama di dunia pendidikan di Filipina, yang bertujuan memudahkan para siswa, serta siswi Filipina untuk bersaing dengan siswa, serta siswi dari negara lain di tingkat world.

– Budaya

Bahasa Tagalog adalah salah satu bahasa nasional, tetapi bahasa Inggris digunakan dalam obrolan sehari-hari. Hal ini menjadikan Filipina sebagai satu-satunya negara di Asia Tenggara yang penduduknya paling banyak menggunakan bahasa Inggris. Buat kebanyakan penduduk adalah rumpun bangsa Melayu, suku bangsa yang lain adalah suku bangsa Negrito (penduduk asli di Kepulauan Filipina), Mestizo, Cina, serta Moro. Kebanyakan masyarakat Filipina gemar menyanyi serta menari pada setiap kali pesta keramaian. Bahay Kubo adalah salah satu rumah tradisional yang terkenal di Filipina, yang terbuat dari daun kelapa, nipah, serta bambu.


Tanaman serta Hewan

Filipina juga sama seperti Indonesia, yang mempunyai banyak sekali jenis tumbuhan serta binatang liar. Terdapat juga pohon banyan serta palma yang tumbuh di hutan-hutan rimba yang dilindungi dengan baik. Filipina juga mempunyai pohon bambu serta sekitar 90.000 jenis tanaman tropis berbunga yang tumbuh di seluruh kepulauan ini. Sementara itu, pohon kelapa merupakan kekayaan pantai-pantai Filipina, terutama di wilayah Selatan.

Oleh karena itu, salah satu komoditi ekspor yang cukup penting bagi Filipina Selatan adalah Kopra. Terdapat juga binatang liar yang ditemukan di kepulauan Filipina adalah berbagai jenis ular serta kera, serta jenis-jenis binatang menyusui yang lebih kecil. Negara filipina juga mempunyai berbagai jenis burung, sementara hewan piaraan yang utama di negeri itu adalah kerbau.

Artikel terkait

Back to top button