Tata Ruang

Urbanisasi Adalah: Berikut Penjelasan, Faktor dan Cara Mencegah

Indonesia adalah merupakan salah satu negara kepulauan terbesar di dunia yang memiliki banyak destinasi wisata favorit bagi para turis asing. Indonesia masih memiliki cukup banyak sekali lahan kosong yang dapat dimanfaatkan oleh pengembang untuk membuka lahan pemukiman baru pada sejumlah daerah yang kosong tersebut. Karena tersedianya lahan yang baru terbuka itulah menjadikan terjadinya urbanisasi adalah hal yang kerap terjadi pada suatu daerah.

Dalam setiap negara di dunia sebenarnya urbanisasi adalah merupakan hal yang sangat umum ditemui. Urbanisasi juga biasanya terjadi dikarenakan kurangnya pemerataan pembangunan yang mengakibatkan terjadinya perpindahan penduduk dalam jumlah yang besar bisa terjadi. Agar Kalian dapat mengetahui dan mengenal urbanisasi serta dampaknya maka artikel kali ini akan membahas mengenai:

  • Urbanisasi Adalah
  • Langkah Pencegahan Urbanisasi
  • Dampak Urbanisasi Secara Umum
  • Faktor-Faktor Pendorong Urbanisasi
  • Cara Mencegah Urbanisasi

Urbanisasi Adalah

Pembukaan lahan baru menjadi salah satu penyebab urbanisasi. (Foto: Pexels - Julia Volk)
Pembukaan lahan baru menjadi salah satu penyebab urbanisasi. (Foto: Pexels – Julia Volk)

Urbanisasi adalah sebuah perpindahan penduduk dari wilayah pedesaan menuju ke kota serta mengakibatkan berkurangnya jumlah penduduk yang tinggal di desa. Seiring dengan terjadinya kemajuan zaman membuat pola pikir dari masyarakat mengalami banyak perubahan. Terpikat dengan kemajuan yang sangat pesat di kota-kota besar menyebabkan banyak orang yang memilih untuk mengadu nasib serta mencoba peruntungannya untuk hidup di kota besar tersebut.

Hal ini tentunya sangat berbahaya karena sebuah kota yang sudah padat penduduknya dapat menjadi semakin padat serta hal tersebut akan diperparah lagi apabila masyarakat yang melakukan urbanisasi tersebut tidak memiliki pendidikan yang cukup tetapi memilih untuk mencoba mengadu nasib ke daerah perkotaan. Penduduk yang menganggur akan menjadikan kota menjadi semakin kumuh serta kepadatannya menjadi tidak terkendali.

Baca juga: Kunjungi ngundang.com situs penyedia undangan digital online terbaik di Indonesia

Langkah Pencegahan Urbanisasi Adalah Sebagai Berikut

Memanfaatkan lahan pedesaan dengan baik bisa menjadi salah satu pencegah urbanisasi. (Foto: Pexels - Maria Orlova)
Memanfaatkan lahan pedesaan dengan baik menjadi salah satu pencegah urbanisasi. (Foto: Pexels – Maria Orlova)

Banyak orang yang lebih memilih untuk pindah ke daerah perkotaan karena mereka menganggap kehidupan di desa tidaklah menyenangkan dan mencoba untuk mencari sesuatu yang lebih bergengsi pada kota-kota besar. Urbanisasi dalam jumlah yang sangat besar dapat memberikan dampak yang sangat buruk dalam berbagai hal berbeda. Untuk dapat mencegah terjadinya urbanisasi adalah dengan beberapa langkah yang dapat dilakukan seperti yang ada di bawah ini:

  • Dilansir dari Conserve Energy Future, pembangunan serta pengembangan yang ada di daerah pedesaan haruslah dilakukan secara merata. Pembangunan berbagai macam fasilitas penting seperti kesehatan, pendidikan dan sanitasi harus tersedia di setiap desa sebagai salah satu cara untuk pembangunan yang lebih merata.
  • Pemerintah juga dapat melakukan pengembangan pemukiman pada daerah-daerah kosong yang tersedia di dekat wilayah perkotaan sebagai bentuk agar masyarakat desa tidak perlu jauh-jauh untuk bisa merasakan sebuah kota yang nyaman serta memiliki berbagai bentuk destinasi wisata yang menarik.
  • Generasi muda dapat mulai untuk membuka lapangan pekerjaan baru di daerah pedesaan dengan membuka sejumlah bisnis secara online untuk menjual berbagai macam produk lokal yang terdapat di desa tersebut agar dapat menjangkau daerah lainnya dengan lebih mudah.
  • Menciptakan sebuah sistem pertanian atau bercocok tanam yang lebih baik agar produk yang dihasilkannya masyarakat desa bisa jauh lebih berkualitas dan mampu bersaing dengan produk dari negara lainnya.

Dampak Urbanisasi

Kemacetan pada kota-kota besar bisa muncul akibat urbanisasi. (Foto: Pexels - Mikechie Esparagoza)
Kemacetan pada kota-kota besar bisa muncul akibat urbanisasi. (Foto: Pexels – Mikechie Esparagoza)

Urbanisasi yang terjadi dalam jumlah yang besar tentunya akan memberikan sebuah dampak yang sangat berbahaya bagi kota yang dikunjungi maupun daerah yang ditinggalkan. Di bawah ini adalah sejumlah dampak urbanisasi adalah sebagai berikut:

1. Keterbatasan Hunian di Daerah Perkotaan

Di kebanyakan daerah perkotaan umumnya terdapat lebih banyak kantor serta minimnya jumlah hunian yang mampu untuk menampung penduduk apabila terjadi sebuah urbanisasi. Dengan adanya keterbatasan tersebut menjadikan banyak orang yang tidak dapat memiliki tempat tinggal yang layak di kota. Dengan adanya keterbatasan hunian juga menjadikan harga properti mengalami kenaikan serta menjadikan hanya sedikit orang saja yang mampu untuk membeli rumah

Baca juga: XPLORE.ID Menampilkan Destinasi Wisata Terbaik diKota Anda

2. Kota Menjadi Terlalu Padat

Tanpa adanya urbanisasi, kota-kota besar sebenarnya sudah cukup padat dan kurang nyaman untuk ditinggali. Jika urbanisasi terjadi maka situasi kota akan menjadi terlalu padat dan menjadikan perbandingan antara luas wilayah dengan jumlah penduduk yang ada di dalamnya.3. Meningkatnya Angka Pengangguran

Pengangguran di kota bisa menjadi meningkat drastis apabila masyarakat desa yang melakukan urbanisasi tidak memiliki keahlian dan pengalaman kerja sebelumnya. Biaya hidup di kota yang sangat tinggi menjadikan masyarakat desa sulit untuk meningkatkan harapan hidupnya.

3. Munculnya Daerah Kumuh

Berkaitan dengan minimnya properti yang ada di kota menjadikan daerah kumuh bermunculan dan membuat kota menjadi tidak nyaman untuk ditinggali. Tidak hanya itu saja, akan bermunculan berbagai rumah semi permanen pada daerah bantaran sungai yang tidak memiliki izin pembangunan sama sekali.

Rumah yang berada pada bantaran sungai tersebut biasanya menjadi salah satu penyebab utama terjadinya banjir pada daerah perkotaan karena sungai yang harusnya memiliki fungsi untuk mengaliri air menjadi tercemar karena fungsi dari sungai yang sudah berubah dan ukurannya menjadi lebih mengecil.

Tips Investasi Properti di Kampung Halaman

4. Penyebaran Penyakit Berbahaya

Karena munculnya daerah yang kumuh menjadikan minimnya kebersihan pada daerah tersebut. Apabila pada satu wilayah memiliki tingkat kebersihan yang rendah maka bisa memunculkan berbagai bentuk penyakit berbahaya yang bisa menular dengan cepat. Salah satu penyakit yang bisa muncul adalah seperti penyakit kulit.

5. Terjadinya Kemacetan

Kemacetan selalu mengikuti pada setiap daerah yang padat penduduknya. Apabila urbanisasi terjadi maka otomatis kemacetan pada satu kota bisa meningkat secara drastis. Volume jalan yang terbatas menjadikan kemacetan bisa terus mengalami peningkatan dan mengakibatkan masyarakat membutuhkan waktu yang lebih lama untuk bepergian dari satu tempat ke tempat lainnya.

6. Berkurangnya Penduduk Usia Produktif di Desa

Kondisi kota yang tampak menarik menjadikan banyak penduduk desa yang masih berada pada usia produktif menjadi tertarik untuk pindah ke kota. Apabila banyak masyarakat desa dengan usia produktif melakukan urbanisasi otomatis desa tersebut akan mengalami kekurangan tenaga yang bisa membantu untuk menjalankan pertanian dan perkebunan yang ada.

Baca Juga: Gambar Peta Dunia Lengkap Dengan Nama Negara dan Sejarah

Faktor-Faktor Pendorong Urbanisasi Adalah

Tergiur dengan gemerlapnya kota besar menjadi salah satu alasan terjadinya urbanisasi. (Foto: Pexels - Nate)
Salah satu alasan terjadinya urbanisasi adalah gemerlapnya kota besar. (Foto: Pexels – Nate)

Urbanisasi tentu saja akan terjadi apabila terdapat banyak alasan bagi masyarakat desa untuk mereka melakukan perpindahan ke kota. Di bawah ini adalah sejumlah faktor yang dapat menjadi pendorong terjadinya urbanisasi adalah sebagai berikut:

  • Terjadinya sebuah perpindahan tren dari ekonomi agrikultur berubah menjadi industrialis yang menandakan akan sebuah kemajuan serta perkembangan zaman. Sistem ekonomi industrialis inilah yang akan menarik penduduk desa untuk mengikuti perubahan serta mencoba mencari sebuah peluang dari pekerjaan yang baru.
  • Tersedianya pelayanan sosial serta layanan kesehatan yang lebih baik di kota-kota besar hingga akhirnya banyak warga desa yang lebih memilih untuk pindah agar mendapatkan sebuah akses serta jaminan kesehatan yang terjamin.
  • Di banyak kota-kota besar juga cenderung lebih memiliki pilihan lapangan pekerjaan yang beragam. Penduduk desa ingin mencoba untuk mengadu nasib serta ingin memperbaiki kehidupan mereka.
  • Tersedianya transportasi dari desa ke kota yang akan memudahkan akses bagi penduduk yang ingin melakukan perjalanan ke kota.

Cara Mencegah Urbanisasi Adalah

Munculnya daerah kumuh menjadi salah satu dampak dari urbanisasi. (Foto: Pexels - Shadman H.)
Munculnya daerah kumuh menjadi dampak dari urbanisasi. (Foto: Pexels – Shadman H.)

Perpindahan penduduk dari desa ke kota apabila masih dalam jumlah serta batasan yang wajar tentunya tidak menjadi masalah yang besar. Akan tetapi, jika urbanisasi terjadi dalam jumlah yang cukup besar akan dapat membawa sejumlah masalah di kemudian hari. Di bawah ini untuk dapat mencegah urbanisasi adalah dengan beberapa cara sebagai berikut:

  • Perlu adanya pemerataan pembangunan di daerah pedesaan seperti menyediakan bermacam sarana kesehatan, pendidikan hingga fasilitas transportasi yang memadai.
  • Menyediakan berbagai bentuk lapangan pekerjaan baru dengan menyesuaikan kondisi lingkungan pedesaan yang ada. Sebagai contoh, pemerintah dapat melakukan edukasi mengenai sistem pemasaran secara online untuk membantu penduduk desa dalam memasarkan serta menjual produk hasil pangan, sandang maupun papan yang dimilikinya dengan mudah.
  • Membatasi peningkatan populasi dengan cara melarang proses perpindahan dari desa menuju kota dengan cara harus memiliki identitas diri agar dapat tinggal di kota dalam waktu yang lama.

Demikianlah pembahasan mengenai urbanisasi, dampak, faktor serta cara mencegah terbaik yang bisa dilakukan oleh pemerintah. Pembangunan juga harus dilakukan secara desentralisasi agar setiap penduduk dapat merasakan manfaatnya yang sama.

Artikel terkait

Baca juga: Temukan Tempat Makan dan Tempat Hangout Terbaik di Kota Anda

Back to top button