Kliping

Sudin Lingkungan Hidup Jakarta Barat Periksa 20 Pabrik yang Diduga Cemari Kali Mookervart

JAGA KALI - Petugas UPK Unit Badan air Dinas lingkungan Hidup DKI Jakarta, sedang membersihkan sampah di Kali Mookervart, Jalan Daan Mogot Km 17, Jakarta Barat, dibantu oleh alat berat untuk mengangkut sampah yang tersangkut di aliran sungai yang keruh dan berbau tak sedap, Jumat (13/7/2018). Sampah dan tumbuhan liar yang berada di aliran sungai menjadi penyebab pendangkalan. WARTA KOTA/Nur Ichsan  Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Sudin Lingkungan Hidup Jakarta Barat Periksa 20 Pabrik yang Diduga Cemari Kali Mookervart, http://www.tribunnews.com/metropolitan/2018/07/17/sudin-lingkungan-hidup-jakarta-barat-periksa-20-pabrik-yang-diduga-cemari-kali-mookervart. Editor: Imanuel Nicolas Manafe
JAGA KALI – Petugas UPK Unit Badan air Dinas lingkungan Hidup DKI Jakarta, sedang membersihkan sampah di Kali Mookervart, Jalan Daan Mogot Km 17, Jakarta Barat, dibantu oleh alat berat untuk mengangkut sampah yang tersangkut di aliran sungai yang keruh dan berbau tak sedap, Jumat (13/7/2018).

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Sebanyak 20 pabrik di Jakarta Barat diduga telah mencemari lingkungan sekitarnya.

Sampel-sampel dan dokumen dari pabrik-pabrik industri itu telah diperiksa oleh Suku Dinas Lingkungan Hidup Kota Administrasi Jakarta Barat.

Baca: 30 Motor di Pasar Minggu Bannya Dikempiskan Dishub Gara-gara Parkir Sembarangan

“Pemeriksaan terhadap pabrik industri diduga mencemari limbah di aliran Kali Mookervart, di Kalideres, Jakarta Barat, terus berlanjut sampai saat ini,” tuitur Kepala Sudin Lingkungan Hidup Jakarta Barat, Edi Mulyanto, Selasa (17/7/2018).

Pinjaman Online

Menurut dia, dari 40 pabrik di Jakarta Barat, 20 di antaranya saat ini sudah diperiksa. Sampel berupa kualitas air, limbah bekas produksi, dan limbah produksi, serta dokumen,  disita petugas untuk penyelidikan lebih lanjut.

Namun, hasil pemeriksaan  memakan waktu cukup lama sehingga hasilnya belum bisa dikeluarkan.  Apabila terbukti mencemari lingkungan, kata Edi, dipastikan pabrik tersebut ditutup.

Saat ini, pihaknya tengah menelusuri  industri rumahan di dekat Kali Mookervart.

“Sebab home industry banyak terdapat di lokasi tersebut. Kebanyakan industri konveksi. Selain itu, proses penelusuran sedang kami lakukan,” ucapnya.

“Kami cek melalui saluran air dari mana limbah itu berasal. Sebab jalur drainase di sana sangat banyak. Alhasil, kami harus amati satu persatu jalur drainase itu,” katanya lagi.

Baca: Massa PDIP Lakukan Long March Sejauh 3 Kilometer untuk Daftarkan Calon Legislatif ke KPU

Agar pengecekan tidak bocor di telinga para pemilik industri rumahan dan pabrik,  Suku Dinas Lingkungan Hidup melakukannya secara diam-diam.

“Para petugas pun, tak menggunakan pakaian dinas. Tetapi, berpakaian preman menyerupai warga setempat. Pengintaian juga dilakukan di sembarang waktu,” ujarnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Sudin Lingkungan Hidup Jakarta Barat Periksa 20 Pabrik yang Diduga Cemari Kali Mookervart, http://www.tribunnews.com/metropolitan/2018/07/17/sudin-lingkungan-hidup-jakarta-barat-periksa-20-pabrik-yang-diduga-cemari-kali-mookervart.

Editor: Imanuel Nicolas Manafe

Artikel terkait

Back to top button