Kliping

Disparbud DKI: Banyak Syarat untuk Jadikan Kota Tua “World Heritage”

disparbud DKI. Banyak syarat untuk

JAKARTA, KOMPAS.com – Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Tinia Budiati mengatakan, banyak persyaratan yang harus dipenuhi untuk menjadikan kawasan Kota Tua di Jakarta Barat menjadi world heritage atau warisan dunia.

Tim penilai International Council on Monuments and Sites (ICOMOS) akan meninjau kawasan tersebut hari ini, Senin (18/9/2017), untuk melihat kelayakan kawasan Kota Tua sebagai warisan dunia.

“Nanti kami harus dengarkan komentar mereka terhadap persiapan untuk mengusulkan Kota Tua sebagai world heritage karena ketika diajukan sebagai world heritage, banyak persyaratan yang harus kami penuhi,” kata Tinia di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan.

Pinjaman Online Baca juga: Erek erek 2d Bergambar Lengkap

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI, kata Tinia, nanti akan memperbaiki kekurangan-kekurangan yang disebutkan tim penilai ICOMOS. Perbaikan tersebut kemungkinan membutuhkan waktu cukup lama.

“Untuk persiapan melengkapi kekurangan itu kan juga perlu waktu, belum tentu bulan, bisa juga 2-3 tahun, karena itu bukan hanya fisik, tapi juga keterlibatan masyarakat setempat, komitmen pemerintah,” kata dia.

Baca juga: Tim ICOMOS Periksa Kelayakan Kota Tua Jakarta Jadi World Heritage

Dinas Pariwisata telah memulai perbaikan-perbaikan itu. Beberapa diantaranya yakni merestorasi area publik dan bangunan-bangunan di kawasan Kota Tua hingga kerja sama dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

“Pemanfaatan kerja sama dengan BUMN, itu kan sebagian besar milik BUMN. Kemudian museum mulai kami renovasi,” ucap Tinia.

Baca juga :  Sandiaga: Kenaikan NJOP Tak Bebani Warga Menengah

Artikel terkait

Leave a Reply

Back to top button