KegiatanLingkungan Hidup

Konferensi Nasional Mengenai Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

wte1 wte

Jakarta 12 September 2017, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan bahwa konsep pengolahan sampah menjadi energi (waste to energy) tidak membahayakan seperti yang diklaim para aktivis lingkungan hidup. Limbah untuk energi yang efisien, multifungsi dalam hal ini menghilangkan limbah dan pada saat yang sama menghasilkan energi terbarukan, tidak berbahaya bagi kesehatan dan banyak digunakan di beberapa Negara Eropa. Negara pengguna ITF jarang ditemukan limbah plastik karena sudah dioptimalkan untuk menghasilkan energi listirk. Sementara itu, Deputi Bidang Kedaulatan Maritim Kemko Kemaritiman Arif Havas Oegroseno menjelaskan teknologi insinerator (pemusnah sampah berupa alat pembakaran) diterapkan di negara Nordic yang dikenal sangat ramah lingkungan. Dalam konferensi hadir perwakilan dari beberapa daerah yang mulai melakukan pengolahan sampah secara terpadu antara lain : Kota Semarang, Kota Surabaya dan DKI Jakarta selain itu hadir pula perwakilan negara sahabat antara lain : (i) Kedutaan Denmark, Kedutaan Finlandia, Kedutaan Swedia, Kedutaan Norwegia.

Baca juga :  Konsultasi Publik Kajian Lingkungan Hidup Stategis (KLHS) RPJMD Provinsi DKI Jakarta 2018-2022

Artikel terkait

Leave a Reply

Back to top button