Kliping

Jakarta Creative Hub Akan Dibangun di Semua Wilayah DKI

Berbagai sudut ruangan di Jakarta Creative Hub, di Gedung Graha Niaga Thamrin, Jakarta Pusat. Jakarta Creative Hub merupakan wadah bagi para pelaku industri kreatif muda yang ingin mengembangkan idenya untuk berwirausaha. (KOMPAS.com/Kurnia Sari Aziza)
Berbagai sudut ruangan di Jakarta Creative Hub, di Gedung Graha Niaga Thamrin, Jakarta Pusat. Jakarta Creative Hub merupakan wadah bagi para pelaku industri kreatif muda yang ingin mengembangkan idenya untuk berwirausaha. (KOMPAS.com/Kurnia Sari Aziza)

JAKARTA, KOMPAS.com – Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan DKI Jakarta Irwandi mengatakan, tempat kumpul kreatif serupa Jakarta Creative Hub akan dibangun di semua wilayah kota/kabupaten di DKI Jakarta.

Jakarta Creative Hub saat ini terdapat di Lantai 1 Gedung Graha Niaga Thamrin, Jakarta Pusat.

“Setiap wilayah ada satu, termasuk di Pulau Seribu kami usahakan semua,” ujar Irwandi di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Selasa (12/9/2017).

Irwandi menuturkan, Jakarta Creative Hub akan menjadi wadah bagi para pelaku usaha muda untuk mengembangkan kreativitas mereka dan berwirausaha.

Pinjaman Online Baca juga: Erek erek 2d Bergambar Lengkap

Tempat kumpul kreatif itu rencananya akan dibangun pada 2018 dengan menggunakan aset bangunan yang dimiliki Dinas KUMKMP.

“Udah ada aset Dinas UMKM, tinggal kami renovasi. Nanti kami bikin sekat, kayak kantor-kantor, ruang rapat, ruang tunggu,” kata dia.

Jakarta Creative Hub ini diharapkan dapat membuat anak-anak muda memiliki aktivitas positif dan menghindari tawuran. Namun, anak muda yang beraktivitas di sana akan diberi target.

“Dia bisa latihan, tapi kami kasih target, tiga bulan harus ada perkembangan. Kalau enggak, ngapain, masa dia cuma duduk-duduk, ngobrol-ngobrol aja,” ucap Irwandi.

Adapun Jakarta Creative Hub di Gedung Graha Niaga Thamrin diresmikan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pada 1 Maret 2017.

Jakarta Creative Hub dibangun melalui pembiayaan pemenuhan kewajiban pengembang, yakni PT Singo Propertindo. Pembangunan dilaksanakan mulai November 2016 dan rampung pada Februari 2017.

Baca juga :  Sekda: Lurah yang Tak Jaga RPTRA 24 Jam Akan Dievaluasi

Artikel terkait

Leave a Reply

Back to top button