KegiatanLingkungan Hidup

Rapat Koordinasi Pengelolaan Air Bawah Tanah di Wilayah Provinsi DKI Jakarta

air tanah air tanah1

Jakarta, 2 Agustus 2017. Telah dilaksanakan Rapat Koordinasi Pengelolaan Air Bawah Tanah di Wilayah Provinsi DKI Jakarta. Rapat ini dipimpin oleh Asisten Perekonomian dan Keuangan dan dihadiri oleh Deputi Gubernur Provinsi DKI Jakarta Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup serta dihadiri oleh Unsur Bappeda, Badan Pajak dan Retribusi Daerah, BPAD, BPKD, Dinas Penanaman Modal dan PTSP, Dinas CKTRP, Dinas PE, Dinas LH, Dinas SDA, Biro PK dan LH, Biro Umum, Biro Administrasi Sekretariat Daerah, Biro Perkonomian dan TGUPP DKI Jakarta. Tujuan dari rapat tersebut adalah membahas isu terkait masalah, tantangan serta peluang dibidang air bawah tanah yang melingkupi pola pelestarian dan pemanfaatannya. Beberapa hal yang mengemuka pada rapat tersebut adalah: (i) DKI Jakarta memerlukan beberapa kegiatan dalam pengelolaan air tanah antara lain : (i) Pembuatan Peta potensi atau konservasi air tanah, (ii) Review Titik Sumur Pantau yang terdapat di Kantor Kecamatan atau Kantor Lurah yang meliputi kondisi, kelayakan dan posisi, (iii) Pendataan dan pemantauan Lokasi sumur produksi. Perpindahan kewenangan dalam pengelolaan dan pengawasan air tanah antar SKPD menjadi salah satu kendala khususnya dalam hal pendataan jumlah dan posisi titik sumur pantau yang berbeda-beda tindih (tidak valid). Dalam penanganan permasalahan air tanah DKI Jakarta harus dilakukan beberapa langkah : (i) pembenahan regulasi/peraturan, (ii) penetapan lembaga yang mempunyai kapasitas dalam bidang air tanah, (iii) Pembuatan perencanaan termasuk memastikan kegiatan pengelolaan air tanah terakomodir di RPJMD Tahun 2017-2022. Pemantauan penggunaan air tanah yang masih manual dan mengandalkan tenaga lapangan banyak menemui kesulitan karena harus door to door sehingga pendekatan teknologi sudah sepatutnya diterapkan.

Baca juga :  Rapat Persiapan Lokakarya City Perception Assessment untuk Mewujudkan Jakarta Sebagai Kota Berketahanan (Resilient City)

Artikel terkait

Leave a Reply

Back to top button