Kliping

Pemprov DKI Wacanakan Bangun JPO di Depan Pejaten Village

Jalan Warung Buncit Raya depan Pejaten Village(KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFAR)
Jalan Warung Buncit Raya depan Pejaten Village(KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFAR)

JAKARTA, KOMPAS.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah mengkaji wacana pembangunan jembatan penyeberangan orang ( JPO) di depan Mal Pejaten Village.

Kepala Bagian Penataan Kota dan Lingkungan Hidup (PKLH) Jakarta Selatan Bambang Eko Prabowo mengatakan wacana itu muncul berdasarkan masukan warga sekitar.

“Permohonan masyarakat dan mahasiswa mengingat banyak pejalan yang melintasi jalan dan pernah terjadi laka (kecelakaan),” kata Bambang, kepada Kompas.com, Selasa (25/7/2017).

(baca: Pemprov DKI Ingin Pemeliharaan Halte dan JPO Ditangani Ahli)

Pinjaman Online

Kecelakaan beberapa kali terjadi di lokasi itu dengan korban pejalan kaki yang ingin menyeberang dan harus melintasi jalur Transjakarta yang dibatasi movable concrete barrier (MCB).

Pantauan Kompas.com di lokasi pada Selasa siang, banyak pejalan kaki di persimpangan Pejaten Village, di antaranya penumpang Transjakarta yang alih moda transportasi ke arah Pejaten maupun Ampera.

Halte Transjakarta yang memiliki JPO itu ada di depan Gedung Philips. Padahal, pusat keramaian lebih banyak di depan Pejaten Village.

Untuk sementara, trotoar di depan Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA) menuju Pejaten Village sudah diperlebar untuk kenyamanan pejalan kaki.

“Sekarang kami mendorong pejalan kaki menggunakan zebra cross di lampu merah,” ujar Bambang.

Saat ini, wacana pembangunan JPO sedang dikaji dan jika jadi pembangunannya dilaksanakan Dinas Bina Marga DKI Jakarta.

Artikel terkait

Leave a Reply

Back to top button