Kliping

Kadishub: Parkir Meter Menuntut Kesadaran Warga

Seorang petugas sedang mendaftarkan kendaraan yang hendak parkir di Jalan Sabang, Jakarta Pusat, ke mesin parkir meter, Kamis (3/5/2017).(KOMPAS.com/Dea Andriani)
Seorang petugas sedang mendaftarkan kendaraan yang hendak parkir di Jalan Sabang, Jakarta Pusat, ke mesin parkir meter, Kamis (3/5/2017).(KOMPAS.com/Dea Andriani)

JAKARTA, KOMPAS.com – Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andriyansyah mengatakan pihaknya akan terus meningkatkan efektivitas terminal parkir elektronik (TPE) di sejumlah lokasi di Jakarta. Andri mengatakan, TPE tidak akan optimal tanpa ada kesadaran masyarakat.

“Mau bagus seperti apa, kalau tidak ada partisipasi masyarakat akan susah,” kata Andri di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (3/5/2017).

Namun itu tidak berarti TPE tidak perlu diterapkan. Andri mengatakan hal yang harus dilakukan adalah meningkatkan efektivitas sistem parkir meter itu.

“Sekarang kalau seumpamanya belum cocok sama karakter orang Jakarta, yang cocok apa? Pertanyaan lagi, apakah lantas harus diam kita? Enggak bakal maju-maju dong. Jalan dulu, lalu evaluasi, benerin,” ujar Andri.

Pinjaman Online Baca juga: Erek erek 2d Bergambar Lengkap

Baca juga: Sandiaga: Parkir Meter Bukan Budaya Kita

Andri mengatakan salah satu cara untuk meningkatkan efektivitas penggunaan parkir meter adalah dengan menambahkan CCTV. Dengan CCTV, pemerintah bisa memantau apakah masyarakat menggunakan parkir meter atau tidak. Pemerintah juga bisa melihat apakah juru parkir masih mengambil pungli.

“Saya minta untuk TPE yang belum terpasang CCTV, kita minta pasang CCTV biar kita bisa cek secara realtime,” ujar Andri.

Baca juga :  Warga Belum Aman Berjalan Kaki

Artikel terkait

Leave a Reply

Cek juga
Close
Back to top button