KegiatanLingkungan HidupTata Ruang

The First Session of 2017 UCLG ASPAC Executive Bureau “Kauswagan Kalibutan: Creating Connections for Sustainable Societies”, 4-7 April 2017, Catbalogan, Philippines

first session of UCLG ASPAC EXECUTIVE Bureau 2017 dan UCLG ASPAC Standing Committees Meetings Sebagai pembicara dalam ASPAC Conference

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta diundang untuk menghadiri First Session of 2017 UCLG ASPAC Executive Bureau “Kauswagan Kalibutan: Creating Connections for Sustainable Societies” yang diselenggarakan pada tanggal 4 – 7 April 2017 di Catbalogan, Filipina. UCLG adalah sebuah asosiasi pemerintah daerah berskala internasional yang beranggotakan pemerintah daerah maupun asosiasi pemerintah daerah dari berbagai negara dan merupakan organisasi pemerintah daerah yang diakui oleh PBB. UCLG memiliki 8 seksi regional, salah satunya adalah UCLG Asia Pasifik (UCLG ASPAC).

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta adalah anggota aktif UCLG dimana Bapak Gubernur merupakan Co-President Host dari UCLG ASPAC dengan Sekretariat UCLG ASPAC berlokasi di Kompleks Balaikota Provinsi DKI Jakarta.

Executive Bureau Meeting merupakan pertemuan rutin dewan pengurus wilayah yang diselenggarakan dua kali dalam setahun, dihadiri oleh seluruh pucuk pimpinan UCLG ASPAC dan semua anggota Executive Bureau , pertemuan ini bertanggung jawab terhadap inisiasi proposal atau perencanaan dan pembuatan keputusan dari sidang dewan wilayah.

Modal Usaha Modal Usaha

Delegasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dipimpin oleh Deputi Gubernur Provinsi DKI Jakarta Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup didampingi oleh Staf Subbagian Organisasi Internasional, Bagian Kerjasama Luar Negeri, Biro Kepala Daerah dan Kerjasama Luar Negeri Setda Provinsi DKI Jakarta.

Menjadi pembicara dalam Local Implementation on Sendai Framework for Action on Disaster Risk Reduction

Beberapa aktivitas penting yang dilakukan selama kunjungan adalah sebagai berikut:

  1. Menghadiri Regional Dailogue: City and Local Government Enabling Environment (EE) Rating in Asia and Pacific. Dalam sesi ini EE Rating Indonesia sudah cukup baik dengan capaian nilai 43 (empat puluh tiga) dari maksimal nilai 48 (empat puluh delapan).
  2. Menghadiri Asia Pacific Conference on Creating Connections for Sustainable and Resilient Societies. Dalam sesi Local Leaders Dialogue, Deputi Gubernur Provinsi DKI Jakarta Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup menjadi salah satu pembicara yang menyampaikan tentang implementasi dan capaian dalam Sustainable Development Goals (SDG) dan New Urban Agenda (NUA) oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, diantaranya adalah Program Ruang Publik Terpadu Ramah Anak. Deputi Gubernur Provinsi DKI Jakarta Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup juga menyampaikan perlunya pengimplementasian SDG & NUA yang sesuai dengan karakter masing – masing pemerintah daerah.
  3. Menghadiri First Session of UCLG ASPAC Executive Bureau 2017 dan UCLG ASPAC Standing Committees Meetings.
  4. Menghadiri Local Implementation on Sendai Framework for Action on Disaster Risk Reduction, dimana Deputi Gubernur Provinsi DKI Jakarta Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup menjadi salah satu pembicara dengan dengan beberapa beberapa pokok informasi, diantaranya:
  • Pentingnya pemerintah daerah di Filipina terutama di Catbalogan untuk mengenal dengan baik 17 (tujuh belas) target SDG.
  • Mempelajari dan memanfaatkan praktik terbaik yang telah dilaksanakan oleh pemerintah daerah lokal maupun internasional dalam Kampanye Ketahanan Kota.
  • Pentingnya untuk menyelaraskan program pembangunan yang telah dilaksanakan oleh pemerintah daerah di Filipina dengan SDG & NUA, dengan tetap memperhatikan karakteristik daerah masing – masing.
  • Membangun jejaring yang baik dengan berbagai pemerintah daerah, baik lokal maupun internasional.

Deputi Gubernur Provinsi DKI Jakarta Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup menjadi salah satu pembicara yang menyampaikan upaya pencapaian agenda Sustainable Development Goals (SDG) dan New Urban Agenda (NUA) oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dengan contoh Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA). Pada kesempatan ini, ditayangkan video singkat tentang RPTRA. Pertanyaan yang mengemuka terutama terkait skema kerjasama antara pemerintah, swasta dan masyarakat. Turut menjadi panelis adalah Walikota Surabaya dan Bupati Trenggalek.

dukungan jakarta dalam pembentukan 21st Century Maritime Cooperation Committe menerima piagam sebagai pembicara segai pembicara dalam Local Implementation sendai

Artikel terkait

Leave a Reply

Baca juga: Temukan Tempat Makan dan Tempat Hangout Terbaik di Kota Anda

Back to top button