Kliping

Bangun LRT, Ahok Ingin “Show of Force”

Bangun LRT
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat meninjau pembangunan arena balap sepeda atau Velodrome bersama Direktur Utama PT Jakarta Propertindo Satya Heragandhi, di Rawamangun, Jakarta Timur, Jumat (24/2/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok meninjau lokasi pembangunan depo Light Rail Transit (LRT) fase 1, Kelapa Gading-Velodrome (arena balap sepeda di Rawamangun di Jakarta Timur). Ahok menyatakan bahwa pihaknya ingin menunjukkan bahwa Jakarta akan memiliki alternatif moda transportasi massal baru meskipun jarak koridor itu terbilang pendek, sekitar 6 kilometer.

“Kami mau show of force (unjuk kekuatan) kok, sehingga ketika orang asing datang, lihat ada LRT, walaupun baru sepotong,” kata Ahok di arena pacuan kuda di kawasan Pulomas, Jakarta Timur, Jumat (24/2/2017).

Koridor itu dibangun untuk menunjang penyelenggaraan Asian Games 2018. Ahok mengatakan, atlet Asian Games 2018 yang menginap di kawasan Kelapa Gading nanti bisa menggunakan LRT untuk mencapai velodrome maupun arena pacuan kuda (equistrian) di Pulomas.

“Langsung saja naiknya pakai LRT. Jadi enggak macam-macam,” kata Ahok.

Pinjaman Online Baca juga: Erek erek 2d Bergambar Lengkap

Pemprov DKI berencana akan membangun LRT hingga sembilan koridor. Saat ini, PT Jakarta Propertindo baru mengerjakan pembangunan proyek LRT Jakarta koridor  satu itu, Kelapa Gading-Rawamangun.

“Nanti ke depan, dari Velodrome akan kami tarik ke Dukuh Atas. Semua akan numpuk di Dukuh Atas dulu,” kata Ahok.

Direktur Utama PT Jakarta Propertindo, Satya Heragandhi mengatakan, pembangunan konstruksi LRT koridor 1 mencapai 4 persen.

PT Jakarta Propertindo telah memesan rolling stock ke perusahaan pemenang lelang P103 (pengadaan rolling stock), Hyundai Rotem. Nantinya, akan ada 16 rolling stock yang akan dibuat menjadi delapan rangkaian.

Baca juga :  Djarot Sebut RPTRA Sekaligus untuk Menambah RTH

Artikel terkait

Leave a Reply

Back to top button