Kliping

Kilas Metro

Tanah Negara Bisa Dibayarkan

Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta Sumarsono, Rabu (16/11) sore, bertemu Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala BPN Sofyan Djalil. Sumarsono mengatakan, dari pertemuan tersebut, Menteri ATR menyatakan, tanah negara yang terkena proyek infrastruktur bisa dibayarkan. Saat ini untuk pembebasan lahan berstatus tanah negara pada proyek MRT masih ada perbedaan pendapat tentang boleh dibayar atau tidak harus dibayar. Dalam kunjungan ke proyek MRT, sehari sebelumnya, Sumarsono mengatakan, sesuai aturan, tanah negara tidak diganti. Namun, untuk Jakarta dengan kondisi tertentu akan diganti. “Hari ini Pak Menteri setuju, tanah negara bisa dibayarkan,” ujar Sumarsono. Dari 127 bidang lahan yang menjadi prioritas untuk dibebaskan dalam proyek MRT, 34 bidang di antaranya berstatus tanah negara. (HLN)

Pasokan Biosolar Dihentikan Sementara

PT Pertamina (Persero) menghentikan pasokan biosolar dari bekas tangki Terminal BBM Plumpang yang tercampur dengan air. Sebagai gantinya, Pertamina menjual solar tanpa dicampur biodiesel dengan harga sama, yaitu Rp 5.150 per liter. Keputusan ini diambil sembari menunggu penyelidikan kasus tercampurnya air dalam biosolar tuntas. Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro mengatakan, jumlah biodiesel yang diduga tercampur air itu sebanyak 5.825 kiloliter. Adapun biosolar (hasil pencampuran biodiesel dengan solar) didistribusikan ke sejumlah SPBU di DKI Jakarta dan sekitarnya. “Hingga saat ini, ada empat SPBU yang penyelidikannya belum tuntas,” kata Wianda, Rabu (16/11). Tercatat 120 kendaraan yang memakai biosolar bercampur air. Pertamina mengganti semua kerusakan akibat kejadian ini.

Pinjaman Online Baca juga: Erek erek 2d Bergambar Lengkap

Baca juga :  47 Pejabat Eselon II Ikut Diklat Capacity Building

Artikel terkait

Leave a Reply

Back to top button