Kliping

BBWSCC-Kodam Jaya Bersihkan 5 Sungai

JAKARTA, KOMPAS — Setelah Kali Ciliwung, giliran lima sungai di Jakarta dan Tangerang akan dibersihkan oleh Kodam Jaya dalam program Karya Bakti Kodam Jaya. Pekerjaan itu merupakan kerja sama Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane dengan Kodam Jaya. Ditargetkan pembersihan kelima sungai itu selesai dalam dua bulan, yakni November-Desember ini.

Kerja sama dikukuhkan dalam nota kesepahaman yang disepakati Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) dan Kodam Jaya di Markas Kodam Jaya, Jakarta Timur, Senin (31/10). Hadir pada kesempatan itu Panglima Kodam Jaya Mayjen Teddy Lhaksmana, Kepala BBWSCC Teuku Iskandar, dan Asisten Teritorial Kodam Jaya Kolonel Infanteri Arudji selaku ketua regu bersih sungai.

Sungai yang akan dibersihkan adalah Kali Cakung Drain, Cipinang, dan Grogol yang berada di Jakarta. Dua sungai lain adalah Kali Cirarab dan Sabi di Tangerang.

Teddy Lhaksmana menuturkan, pembersihan kelima sungai itu meliputi membersihkan aliran kelima sungai itu dari sampah, sekaligus mengeruk dan merapikan mulut sungai. Panjang sungai bervariasi, Kali Cakung Drain sepanjang 1,5 km, Kali Cipinang sepanjang 5-6 km, dan Kali Grogol sepanjang 3-5 km. Adapun Kali Cirarab dan Kali Sabi masing-masing berkisar 3 km.

Pinjaman Online Baca juga: Erek erek 2d Bergambar Lengkap

”Pekerjaan kami sudah terbukti membuahkan hasil saat kami dipercaya membersihkan Kali Ciliwung selama 2015,” jelasnya.

Menurut Asisten Teritorial Kodam Jaya Kolonel Infanteri Arudji, untuk pekerja pembersihan kelima sungai itu, Kodam Jaya memperoleh anggaran Rp 10 miliar dari BBWSCC. Dana itu untuk biaya logistik 400 personel tentara, termasuk penyewaan alat berat serta truk pengangkut sampah dan lumpur.

Baca juga :  Jalur Cepat Semanggi Ditutup

Arudji menyebutkan, pembersihan Ciliwung oleh Kodam Jaya sebelumnya membuktikan bahwa penolakan dari warga dapat diminimalkan. ”Kami tak pernah menemukan adanya penolakan. Warga pun dapat memahami yang kami kerjakan,” ujarnya.

Teuku Iskandar mengatakan, pada 2017, BBWSCC kembali bekerja sama dengan Kodam Jaya untuk membersihkan tujuh situ di Tangerang, Bogor, dan Bekasi.

Grogol dan Bekasi

Pengerukan Kali Grogol segmen Kelurahan Kebayoran Lama Utara terus dilakukan guna mengurangi genangan di Jalan Iskandar Muda di sekitar Gandaria City. Pengerukan ini memperdalam Kali Grogol dari sekitar 30-50 cm menjadi 1,5-2 m. Camat Kebayoran Lama Sayid Ali mengatakan, pengerukan untuk menambah daya tampung debit kali di belakang Kampus USNI.

Di Kota Bekasi, pengerukan dan pelebaran saluran air dilakukan di sejumlah lokasi di sejumlah lokasi, seperti di Jalan Raya Wibawa Mukti Jatiasih, Jalan Kartini, dan Jalan Hasibuan. Namun, proyek perbaikan itu tidak diikuti dengan rekayasa lalu lintas sehingga memicu kemacetan lalu lintas parah. Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Air Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, perbaikan saluran air itu bagian dari mengatasi 49 titik rawan banjir di Bekasi.

Artikel terkait

Leave a Reply

Back to top button