Kliping

Sejumlah Wilayah Masih Tergenang

JAKARTA, KOMPAS — Sampai Sabtu (18/6) pukul 17.00, sejumlah permukiman di Gang Arus, RW 002 Cawang, Kecamatan Kramatjati, Jakarta Timur, dan di RW 003 Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan. Di kedua wilayah itu, ratusan rumah masih tergenang air setinggi 80 sentimeter.

Pada waktu yang sama, genangan air di sejumlah permukiman di beberapa sudut Jakarta yang menjadi langganan banjir sudah surut hingga tinggal 20 cm. Pada siang hari, sejumlah pemukiman di Jakarta Utara yang tergenang rob pun telah kering.

“Hujan deras turun sejak Jumat pukul 24.00 sampai Sabtu pukul 05.00. Setelah itu hujan-berhenti-hujan-berhenti sampai pukul 12.00 tadi,” ujar Abdul Latief (82) yang ditemui di rumahnya di RT 012 RW 002, Cawang.

Di kawasan permukiman paling rawan banjir di Jaktim ini, ratusan rumah di lingkungan RT 010-011-012 yang paling dekat dengan pinggiran Sungai Ciliwung paling lama tergenang air.

Pinjaman Online Baca juga: Erek erek 2d Bergambar Lengkap

Di Pondok Labu, air mulai naik 80 sentimeter pada pukul 06.00. Tetapi, siang hari, air sudah surut menjadi cuma 30 cm. Genangan air dari luapan Kali Krukut.

“Malam hari memang Kali Krukut sudah siaga 3,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Kota Jaksel Danang Susanto. Sampai sore kemarin, masih 60 rumah tergenang air setinggi 60-80 cm.

“Pukul 16.00, genangan air di permukiman RT 003 hingga RT 009, RW00 7, Kampung Makassar, Jaktim, tinggal setinggi 30 cm. Siang sudah mulai surut,” kata Wakil Camat Kampung Makassar Tri Saptanti. Genangan air, lanjutnya, berasal dari luapan air Kali Sunter dan Kali Cipinang.

Banjir juga terjadi di Kelurahan Cipinang Melayu akibat luapan Kali Sunter dan Kelurahan Halim Perdanakusuma akibat luapan Kali Cipinang.

Baca juga :  Komisi D Minta Pemasangan IPA di Pulau Payung Dibatalkan

Kepala BPBD DKI Jakarta Denny Wahyu Haryanto mengatakan, berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, Jakarta masih berpotensi hujan ringan sampai deras dalam tiga hari ke depan. “Untuk antisipasi, dinas kebersihan telah membersihkan sampah di sungai supaya tidak nyangkut dan tidak mengganggu pompa-pompa air. Sekarang pompa-pompa air terus beroperasi untuk antisipasi rob. Para wali kota juga telah menyiagakan petugas PPSU,” tuturnya. (WIN/WAD)

Artikel terkait

Leave a Reply

Back to top button