Kliping

Infrastruktur Halte Blok M Akan Dibenahi

JAKARTA, KOMPAS —    Untuk mengatasi antrean bus transjakarta di Halte Blok M dan Kota, PT Transportasi Jakarta dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mengadakan perbaikan infrastruktur dan penambahan petugas. Langkah ini diharapkan bisa mengimbangi penambahan bus di Koridor 1.

Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) Budi Kaliwono, Kamis (21/4), mengatakan, pihaknya sedang mengajukan ke Dinas Perhubungan DKI Jakarta untuk pembangunan dua lajur di Blok M. Sementara di Kota akan ada penambahan jumlah petugas supaya pencatatan meter lebih cepat.

Dalam sehari, ujar Budi, sejumlah 122 bus gandeng melayani Koridor 1 Blok M-Kota.    Selain bus gandeng, juga ada 125 bus tunggal (single) dengan berbagai rute yang bersinggungan dengan Koridor 1. Total, ada 387 bus yang melintasi koridor ini.

Penambahan bus dalam jumlah besar dilakukan setelah bus hibah dari Kementerian Perhubungan bisa dioperasikan Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta (PPD), awal pekan ini.

Pinjaman Online Baca juga: Erek erek 2d Bergambar Lengkap

Idealnya, menurut Budi, penambahan bus memangkas waktu tunggu menjadi 30 detik. “Ini sedang dalam penyesuaian karena 30 detik itu amat cepat,” ujar Budi.

Dia optimistis waktu tunggu 30 detik itu bisa tercapai. “Kalaupun macet, paling lama seharusnya 5 menit, kecuali macet parah,” kata Budi.

Salah satu langkah yang penting untuk mencapai waktu tunggu 30 detik adalah sterilisasi jalur transjakarta. Namun, untuk Koridor 1, ia mengakui medan cukup berat. Salah satunya karena di sebagian jalur Koridor 1 melewati lokasi pembangunan MRT sehingga ruang jalan berkurang. Selain itu, masih ada perpotongan jalur transjakarta dengan jalur reguler di sejumlah persimpangan jalan.

Budi mengatakan, evaluasi kepadatan dan kelancaran bus terus dilakukan karena, di masa mendatang, Transjakarta akan kembali menambah jumlah bus. Pengadaan bus dilakukan bertahap mulai Mei, Juni, sampai dengan Desember.

Baca juga :  DPRD Sarankan Pengelolaan RPTRA dan Taman Dilimpahkan ke Kelurahan

Di lapangan, antrean bus juga terjadi di Halte Harmoni yang menjadi halte pertemuan beberapa koridor dan rute bus. Antrean bus sering kali terlihat hingga perempatan Harmoni ataupun simpang Jalan KH Hasyim Ashari-Gadjah Mada.

Selain itu, sejumlah bus Koridor 1 hanya sampai Bundaran Senayan dan kembali ke arah Kota.

Revitalisasi halte

   Selain berupaya mengurai kepadatan bus di Koridor 1, PT Transjakarta juga berencana melakukan revitalisasi halte.

“Revitalisasi halte jalan terus secara bertahap dan akan didesain ulang. Beberapa halte akan kami buat menjadi dua lantai, salah satunya untuk pedagang kaki lima,” ujar Budi.

Selain itu, sejumlah halte transjakarta akan dilengkapi dengan toilet dan mushala. “Toilet akan dicari di beberapa titik yang memungkinkan karena tidak semua bisa,” katanya.

Sementara Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama juga menjelaskan, akan ada penambahan 1.400 halte non-transjakarta.

“Halte terletak di kiri jalan. Halte-halte itu akan dibangun Pemprov DKI Jakarta,” ujar Basuki. (HLN)

Artikel terkait

Leave a Reply

Cek juga
Close
Back to top button