Kliping

Gubernur DKI Jakarta Kembali Resmikan RPTRA

JAKARTA, KOMPAS — Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama kembali meresmikan ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA) di Kelurahan Cengkareng Timur, Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (18/2/2016). Taman seluas 1.100 meter persegi itu berada berdekatan dengan SDN 21 Cengkareng Timur.

9893a582e2f742e68f48af12ca0660ea
KOMPAS/HERU SRI KUMORO Anak-anak bermain di pinggir Kanal Banjir Barat, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (10/2/2016). Di lokasi taman yang kini menjadi tempat interaksi warga itu sebelumnya berdiri bangunan liar dan kumuh.

Taman itu dilengkapi sejumlah fasilitas, seperti area bermain anak, kolam ikan lele, tanaman hidroponik, perpustakaan, dan ruang pamer produk usaha mikro, kecil, dan menengah. Anak-anak juga bisa bermain bulu tangkis, bola voli, dan sepak bola di taman tersebut.

Warga sekitar menyambut positif keberadaan taman di Jalan Kamal Raya itu. RPTRA itu menjadi satu-satunya ruang publik yang bisa dimanfaatkan warga untuk berinteraksi. Selama ini, warga kerap memanfaatkan lapangan sebagai tempat bermain anak-anak.

“Dulu di sini hanya lahan kosong biasa. Sekarang jadi lebih bagus dan bersih,” ujar Yanah (22), ibu rumah tangga yang tinggal di RT 002 RW 011 Cengkareng Timur.

Pinjaman Online Baca juga: Erek erek 2d Bergambar Lengkap

Yanah dan beberapa ibu lainnya sengaja datang ke lokasi itu untuk mengajak anak mereka bermain. Ada ayunan dan beberapa zona bermain anak.

Sekretaris Lurah Cengkareng Timur Yuli Ardiansyah mengatakan, akan ada sekitar enam orang yang bertugas menjaga dan mengelola RPTRA. Enam orang itu nantinya akan bertugas menjaga perpustakaan dan ruang pamer UMKM di RPTRA.

c10bf42feb29456ca0cc55fbe779b712 0131b12296294678b29a37b051694b24

Mereka digaji sesuai UMR DKI Jakarta, yaitu Rp 3,1 juta per bulan. Adapun petugas kebersihan di lokasi itu akan diambil dari petugas penanganan sarana dan prasarana umum (PPSU). Kelurahan Cengkareng Timur memiliki total 70 PPSU. Sebagian akan ditugaskan membersihkan RPTRA.

Baca juga :  Pemprov DKI Dorong Swasta Bangun Jakarta

Meski pemerintah terus membangun RPTRA, ketergantungan warga terhadap petugas yang dibayar untuk menjaga dan membersihkan RPTRA terus terjadi. Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, ketergantungan itu pelan-pelan akan dihilangkan.

Saat ini, pihaknya berusaha mengedukasi warga dan anak-anak untuk merasa ikut memiliki RPTRA. Setelah itu, baru warga akan didorong bagaimana menjaga dan memelihara taman.

“Sekarang, RPTRA masih kami jaga dengan petugas yang dibayar dengan APBD. Ke depan, ketergantungan itu akan coba kami kurangi,” ujar Basuki.

Sejumlah pelanggaran di beberapa RPTRA juga ditemukan, di antaranya buka melebihi jam operasional, berubah fungsi jadi tempat cuci mobil, dan sebagainya. Namun, Gubernur menyatakan pelanggaran itu sudah ditindak. Ia juga akan memperketat pengawasan di sejumlah RPTRA supaya bisa tetap terjaga pasca diresmikan.

Artikel terkait

Leave a Reply

Back to top button