Kliping

Rekomendasi ERP Belum Dilaksanakan

JAKARTA, KOMPAS — Meski sudah memiliki payung hukum untuk penerapannya, sistem jalan berbayar elektronik (ERP) sampai saat ini tak kunjung dilelang. Rekomendasi dari Dewan Transportasi Kota Jakarta tentang prasyarat pemberlakuan ERP yang dikeluarkan tahun 2014 hingga kini belum seluruhnya dijalankan.

Sumber: www.flickr.com
Sumber: www.flickr.com

Ketua Dewan Transportasi Kota Jakarta Ellen Tangkudung mengatakan, rekomendasi dibe-rikan kepada Gubernur DKI Jakarta untuk memastikan ERP tak mengurangi mobilitas warga dan tak menimbulkan persoalan baru lalu lintas.

“Dari kajian kami, sebelum ERP diberlakukan, jaringan angkutan umum harus sudah terpenuhi, harus diperbanyak akses untuk menuju jalan tersebut. Data kendaraan sudah harus siap. Yang jelas harus ada aturan hukum terkait, termasuk untuk pemasangan on board unit dan denda tilang,” ujarnya, Rabu (24/2).

Persiapan ini sangat penting agar saat penerapan ERP tak muncul persoalan baru seperti kemacetan parah di sekeliling ruas ERP. “Kita memang tak perlu menunggu semua tersedia baru ERP diberlakukan. Memang harus bertahap, tetapi tak bisa lambat. Harus cepat,” kata Ellen.

Pinjaman Online Baca juga: Erek erek 2d Bergambar Lengkap

Kepala Bagian Rencana dan Administrasi Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Irvan Prawira, mengatakan, penegakan hukum secara elektronik sudah mendesak mengingat kondisi lalu lintas di Jakarta sudah semakin modern. Di rute ERP saat ini, yakni Jalan Jenderal Sudirman-MH Thamrin hingga Kuningan, dijaga 491 anggota satuan lalu lintas setiap hari.

“Lalu lintas sudah semakin baik. Ada kereta, transjakarta, nanti juga LRT, dan MRT. Tahun 2020, transportasi Jakarta sudah keren. Nah, kalau melihat polisi masih prat-prit sambil melambaikan tangan, saya jadi sedih. Penegakan hukum secara elektronik lebih diutamakan. Pengaturan secara manual, selain biayanya besar, hasilnya pun tidak maksimal,” katanya.

Baca juga :  Anies-Sandi Akan Perkuat Regulasi Pengelolaan Sampah

Usamah Said, konsultan perusahaan Q-free asal Norwegia, mempertanyakan alasan belum terlaksananya lelang setelah uji coba gerbang ERP dimulai. Dia mengatakan, tahun 2014 sudah ada pembicaraan dan desain lelang, tetapi belum terealisasi hingga kini. (FRO)

Artikel terkait

Leave a Reply

Cek juga
Close
Back to top button