Agraria

Contoh Pembuatan Surat AJB Tanah

Contoh Surat AJB Tanah

Surat Akta Jual Beli Tanah (AJB) adalah dokumen yang sangat penting untuk Anda perhatikan dalam proses transaksi. Berikut kami rangkum contoh surat AJB tanah untuk Anda.

Secara garis besar, dokumen tersebut menunjukkan komitmen serta kesepakatan awal dari pihak pembeli dan juga penjual.

Sehingga Anda selaku pihak penjual ataupun pembeli harus mengetahui apa saja aspek-aspek dari Surat Akta Jual Beli Tanah (AJB).

Berikut Ini Contoh Surat AJB Tanah. Bisa di-Copas! 02 Finansialku

Baca juga: Kunjungi ngundang.com situs penyedia undangan digital online terbaik di Indonesia

Supaya menghindari kemungkinan adanya masalah di kemudian hari seperti kasus penipuan, hingga perselisihan atau pun sengketa.

Untuk itu akan lebih baik jika Anda melakukan tindakan preventif dengan memperhatikan aspek-aspek pada surat perjanjian jual beli tanah atau Akta Jual Beli (AJB) tersebut dan lebih jeli untuk menelaahnya.

Dalam artikel ini, Finansialku akan menjabarkannya kepada Anda mengenai Surat Perjanjian Jual Beli Tanah, Akta Jual Beli Tanah (AJB), serta contoh surat AJB tanah sebagai referensi.

Baca juga: XPLORE.ID Menampilkan Destinasi Wisata Terbaik diKota Anda

#1 Fungsi dari Surat Perjanjian Jual Beli Tanah

Pada dasarnya Surat Perjanjian jual beli tanah dibuat sebagai adanya bukti dilakukan transaksi jual beli satu bidang tanah atau termasuk juga properti antara kedua belah pihak yakni penjual dan pembeli.

Nah, surat perjanjian ini juga memiliki peran penting di mata hukum, jika salah satu pihak melanggar janji.

Tidak hanya itu, ada beberapa fungsi yang lain dari surat perjanjian jual beli tanah, yakni:

  • Acuan batas-batas hak dan kewajiban antara penjual dan pembeli.
  • Mencegah perselisihan yang dapat timbul di masa depan dalam transaksi jual-beli tanah.
  • Rujukan atau referensi dalam menyelesaikan sengketa antara pihak pembeli dan penjual beserta pengaturan sanksinya.
  • Sebagai alat bukti yang diakui dalam gugatan hukum perdata.

2 Aspek-aspek Penting Dalam Pembuatan Surat Perjanjian Jual Beli Tanah

Nah, inilah yang terpenting. Yakni jawaban dari pertanyaan, apa saja yang menjadi aspek atau poin-poin penting yang harus ada dalam Surat Perjanjian Jual Beli Tanah?

Pada dasarnya dalam surat perjanjian ini terdapat klausul kesepakatan antara pihak penjual dan pembeli dalam melakukan proses transaksi.

Adapun, aspek yang harus ada dalam surat perjanjian tersebut antara lain:

  • Identitas pihak terkait, yakni pihak penjual dan pembeli yang terikat atau mengikatkan dirinya dalam kesepakatan transaksi jual beli
  • Identitas objek, dalam hal ini tanah yang diperjanjikan dalam kesepakatan transaksi jual-beli.
  • Harga dan metode pembayaran, yakni mencantumkan nominal harga yang telah disepakati dan bagaimana pembayaran dilakukan. Entah itu secara kontan (cash) ataupun dengan metode pembayaran secara bertahap.

Berikut Ini Contoh Surat AJB Tanah. Bisa di-Copas! 04 Finansialku

  • Jaminan kepemilikan, dalam poin klausul ini berisi tentang jaminan bahwasanya pihak penjual menjual tanahnya sendiri bukan tanah sengketa, tanah waris, ataupun tanah wakaf.
  • Penyerahan status kepemilikan (balik nama), yakni poin atau klausul penyerahan status kepemilikan antara pihak penjual ke pembeli dan waktu penyerahannya. Sementara untuk balik nama memuat tata cara untuk balik nama kepemilikan serta kewajiban pihak pertama untuk membantu proses tersebut.
  • Waktu berlakunya surat perjanjian, biasanya dimulai saat surat perjanjian tersebut dibuat dan disahkan.
  • Lampiran, menyertakan dokumen-dokumen penting lainnya.

#3 Contoh Surat AJB Tanah

Nah berikut ini adalah contoh dari Surat Perjanjian Jual Beli Tanah yang bisa Anda jadikan sebagai referensi.

SURAT PERJANJIAN
JUAL BELI TANAH

Kami yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama :
Umur :
Pekerjaan :
NIK :
Alamat :

Dalam hal ini bertindak atas nama pribadi dan selanjutnya disebut sebagai PIHAK PERTAMA.

Nama :
Umur :
Pekerjaan :
NIK :
Alamat :

Dalam hal ini bertindak atas nama pribadi dan selanjutnya disebut sebagai PIHAK KEDUA.

Untuk selanjutnya bersama-sama PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA disebut sebagai Para Pihak.

Dalam hal ini para pihak menyatakan bahwa PIHAK PERTAMA selaku pemilik menjual tanah kepada PIHAK KEDUA yakni:

Sebidang tanah dengan luas …………. meter persegi yang terletak di Jalan Mangga No 80 Sukabumi dengan hak Sertifikat Hak Milik Tanah Nomor …………… . Dengan batas-batas tanah sebagai berikut.

  • Sebelah utara berbatasan dengan ……
  • Sebelah selatan berbatasan dengan ……
  • Sebelah timur berbatasan dengan ……
  • Sebelah barat berbatasan dengan ……

Dengan adanya perjanjian ini, para pihak sepakat bahwa kepemilikan atas tanah PIHAK PERTAMA berpindah hak milik kepada PIHAK KEDUA. Perjanjian ini berlaku sejak setelah tanggal penandatanganan oleh para pihak dan saksi-saksi.

Sehubungan dengan jual beli di atas, maka para pihak dengan penuh kesadaran setuju dan sepakat untuk mengadakan perjanjian dengan ketentuan sebagai berikut:

PASAL 1, HARGA

Jual beli objek tanah dalam perjanjian tersebut disepakati dengan harga … atau terbilang ……

PASAL 2, METODE PEMBAYARAN

Pembayaran atas jual beli tanah dalam perjanjian ini dilakukan tunai ke nomor rekening PIHAK PERTAMA pada hari yang sama dengan penandatanganan perjanjian atau selambat-lambatnya …. hari setelah perjanjian penandatanganan.
Pembayaran atas jual beli tanah dapat ditransfer ke rekening bank …… milik PIHAK PERTAMA atas nama…… dengan nomor rekening..….

PASAL 3, DOKUMEN KELENGKAPAN

PIHAK PERTAMA wajib menyerahkan dokumen kelengkapan tanah pada hari penandatanganan perjanjian atau selambat-lambatnya ….. hari setelah perjanjian penandatanganan.

PASAL 4, PENYERAHAN DOKUMEN

Penyerahan dokumen kelengkapan kepada notaris yang ditunjuk oleh PIHAK KEDUA selambat-lambatnya…… hari setelah penandatanganan perjanjian dan pelunasan ke rekening PIHAK KEDUA.

PASAL 5, PEMBATALAN PERJANJIAN

Jika ditemukan dokumen bermasalah dan/atau tidak sesuai dengan Pasal 4 maka akan dikembalikan kepada PIHAK PERTAMA dan uang yang telah dibayarkan kepada PIHAK PERTAMA dikembalikan lagi kepada PIHAK KEDUA secara lunas. Dengan ini perjanjian jual beli tanah dianggap batal demi hukum.

PASAL 6 PENYELESAIAN SENGKETA

Segala sengketa yang nanti timbul dari Surat Perjanjian Jual Beli Tanah ini telah disepakati oleh PARA PIHAK untuk diselesaikan melalui jalan mediasi. Jika tidak terjadi penyelesaian, maka akan diselesaikan melalui Pengadilan Negeri di mana objek perjanjian ini berada.

Demikianlah Surat Perjanjian ini dibuat dalam 2 (dua) rangkap yang ber-meterai cukup dan mempunyai kekuatan hukum yang sama, ditandatangani PARA PIHAK di …… pada Hari …… Tanggal …… ( …. ) Bulan ……. Tahun …….. ( ……. ), dan berlaku mulai tanggal tersebut.

PIHAK PERTAMA,                                          PIHAK KEDUA

(nama lengkap dan tanda tangan)                (nama lengkap dan tanda tangan)

SAKSI PERTAMA,                                          SAKSI KEDUA

(nama lengkap dan tanda tangan)                (nama lengkap dan tanda tangan)

Artikel terkait

Baca juga: Temukan Tempat Makan dan Tempat Hangout Terbaik di Kota Anda

Back to top button