Agraria

Cara Mengubah HGB ke SHM melalui Kantor BPN

Properti yang masih berstatus HGB biasanya bisa Anda temukan pada jenis-jenis properti seperti tanah, rumah, dan sebagainya.

Meskipun memiliki kekuatan dan sah di mata hukum, Anda wajib mengubahnya ke SHM.

Mengapa seperti itu? Karena dari kekuatan hukum, SHM memiliki kedudukan yang lebih kuat dibandingkan HGB.

Untuk Anda yang belum tahu, jika sebuah properti masih bersertifikat HGB maka harus diperbaharui secara berkala.

Baca juga: Kunjungi ngundang.com situs penyedia undangan digital online terbaik di Indonesia

Karena dengan HGB artinya Anda menyewa tanah ke negara dengan jangka waktu, sedangkan SHM adalah sertifikat yang mengesahkan kepemilikan properti tanpa jangka waktu.

Meskipun begitu, masih banyak rumah dijual yang hanya memiliki sertifikat hak guna bangunan (HGB).

Terutama untuk rumah-rumah yang dijual oleh para developer, biasanya rumah tersebut masih bersertifikat HGB.

Baca juga: XPLORE.ID Menampilkan Destinasi Wisata Terbaik diKota Anda

Karena itulah, ada baiknya Anda mengubah sertifikat HGB ke SHM secepatnya. Begini panduan lengkapnya!

Persyaratan Dokumen

syarat sertifikat BPN

Untuk mengubah sertifikat HGB ke SHM, Anda harus mengajukan perubahan ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) terdekat.

Di setiap daerah terdapat Kantor BPN Perwakilan untuk mengurusi sertifikat seperti ini, jadi cek dulu lokasi kantor perwakilan tersebut, ya.

Persyaratan lengkap pengajuan mengubah HGB ke SHM, ialah:

– Mengisis formulir permohonan yang dapat di beli di BPN

– Fotokopi KTP Pemohon

– Fotokopi Kartu Keluarga

– Surat Kuasa jika dikuasakan

– Surat Persetujuan dari kreditor (jika dibebani hak tanggungan)

– Fotokopi SPPT PBB tahun terakhir

– Sertifikat HGB Asli

– Fotokopi IMB

– Surat Kepemilikan Lahan

– Surat keterangan dari Lurah atau Kepala Desa untuk perubahan hak dari HGB menjadi SHM untuk rumah tinggal dengan luas 600 meter persegi

Langkah Pengajuan Perubahan HGB ke SHM

Hanya dibutuhkan sekitar 5 hari kerja dan sertifikat HGB Anda sudah berubah menjadi SHM.

Jika persyaratan yang di atas sudah lengkap,  Anda tinggal langsung mendatangi kantor BPN dan mengikuti langkah-langkah berikut:

– Kunjungi loket pelayanan dan serahkan dokumen persyaratan mengubah hak guna bangunan yang telah disiapkan

– Mengisi formulir permohonan yang bertanda tangan di atas materai. Di dalamnya Anda wajib mengisi pernyataan tanah tidak sengketa, luas tanah, pernyataan tanah dikuasai secara fisik, serta pernyataan bahwa tidak menguasai tanah lebih dari lima bidang untuk rumah tinggal

– Lakukan pembayaran di loket yang tersedia. Harga pendaftaran untuk luas tanah maksimal 600 m2 adalah Rp50.000

– Mengambil SHM setelah 5 hari di loket pelayanan

Perkiraan Tarif Ubah HGB ke SHM

Biaya Ubah HGB ke SHM

Mengubah HGB ke SHM juga perlu biaya, yakni biaya pendaftaran sebesar Rp50 ribu.

Selain itu siap biaya untuk PPAT, Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), biaya pengukuran, dan biaya konstatering report untuk tanah yang lebih dari 600 m2.

Untuk rincian biaya lengkap mengubah HGB menjadi SHM, seperti berikut:

Biaya pendaftaran

Siapkan Rp50.000 untuk biaya pendaftaran SHM dengan luas tanah maksimal 600 m2. Untuk tanah yang lebih dari 600 m2, akan ada biaya tambahan berupa biaya konstatering report.

BPHTB (Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan)

Besaran BPHTB untuk mengubah hak guna bangunan tergantung pada biaya NPOP (Nilai Perolehan Objek Pajak) dan luas tanah.

Agar Anda tahu besaran tarif yang harus dikeluarkan, berikut cara menghitung NJOP:

5% x (NOPO – NJOPTKP atau NJOP Tidak Kena Pajak)

Berikut contoh ilustrasinya:

NPOP: Rp200.000.000

NPOPTKP: Rp80.000.000

5% x (Rp200.000.000 – Rp80.000.000)

5% x Rp120.000.000 = Rp6.000.000

Maka, tarif BPHTB yang harus dibayar adalah sebesar Rp6.000.000

Biaya Notaris Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT)

Biasanya tarif yang diberikan berbeda-beda, bisa lebih mahal atau justru lebih murah. Jasa notaris kira-kira sekitar Rp2.000.000.

Tarif pengukuran

Untuk mengubah HGB dengan luas lebih dari 600 m2, maka akan dikenakan biaya ini dengan rumus:

{(Luas Tanah/500) x 120.000} + 100.000.

Misalnya, luas tanah 800 m2. Berikut ilustrasi perhitungannya:

{(800/500) x 120.000} + 100.000 = Rp292.000

Biaya Konstatering Report

Biaya ini berlaku untuk mengubah HGB yang memiliki tanah dengan luas lebih dari 600 m2 juga. Ini rumusnya:

{(Luas Tanah/500) x 20.000 + 350.000} / 2

Masih dengan luas tanah yang sama di poin 4, maka berikut rumus perhitungannya:

{(800/500) x 20.000 + 350.000) / 2 = Rp191.000

Dari rincian di atas setidaknya membutuhkan biaya sekitar Rp7-8 juta untuk mengubah HGB menjadi SHM.

Jika tanah yang Anda punya lebih dari 600 m2, biaya bisa mencapai sekitar Rp7,5-8,5 juta.

Itulah panduan mengurus HGB ke SHM. Sekarang Anda sudah tahu ‘kan apa saja yang harus dipersiapkan jika ingin mengubah sertifikat HGB.

Artikel terkait

Baca juga: Temukan Tempat Makan dan Tempat Hangout Terbaik di Kota Anda

Back to top button