KegiatanLingkungan HidupTata Ruang

Rapat Persiapan Tahap II Program 100 Resilient Cities (100RC) Jakarta

20180110_134958

Jakarta, 10 Januari 2018.

Deputi Gubernur DKI Jakarta Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup bersama dengan Sekretariat Jakarta Berketahanan menginisiasi Rapat  Persiapan Tahap II Program 100 Resilient Cities (100RC) Jakarta.

Rapat ini dihadiri oleh seluruh pemangku kepentingan yang ada di Jakarta yang terdiri dari pihak pemerintah, swasta, akademisi, dan komunitas sosial.

Baca juga: Kunjungi ngundang.com situs penyedia undangan digital online terbaik di Indonesia

Pertemuan ini bertujuan untuk membahas persiapan tahap II program 100 Resilient Cities (100RC) Jakarta yang akan melibatkan berbagai pemangku kepentingan di dalam prosesnya.

Sampai saat ini, Jakarta telah sampai di akhir Tahap I dan sedang menyelesaikan penyusunan dokumen PRA. Meskipun begitu, proses pengumpulan data dan penilaian kondisi Jakarta ini tidak dilakukan oleh sebagian pihak saja. Jakarta telah melakukan pendekatan kolaboratif untuk mengikutsertakan seluruh pemangku kepentingan yang ada di Jakarta (aparat pemerintah, akademisi, sektor swasta, dan komunitas sosial) untuk ikut menilai kondisi ketahanan Jakarta.

Rangkaian kegiatan pengumpulan data dan analisa PRA, yang meliputi: (i) pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner online dan offline, serta wawancara dengan beberapa stakeholders kunci; (ii) Lokakarya Persepsi Kota yang diselenggarakan pada tanggal 15 September 2017; (iii) Lokakarya  Aset dan Guncangan yang diselenggarakan pada tanggal 20 September 2017; (iv) sesi kerja/working session mengenai penilaian tekanan kota yang diselenggarakan pada tanggal 25 September 2017; (v) sesi kerja/working session mengenai Penilaian Awal Ketahanan/Preliminary Resilience Assessment (PRA) dan Fokus Penanganan/Focus Areas; serta (vi) Seminar Penilaian Awal Ketahanan/Preliminary Resilience Assessment (PRA) pada tanggal 11 Oktober 2017.

Baca juga: XPLORE.ID Menampilkan Destinasi Wisata Terbaik diKota Anda

20180110_134926

Setelah melalui tahap I, Jakarta perlu bersiap untuk menghadapi Tahap II yang bertujuan untuk menyusun Strategi Ketahanan Kota. Untuk itu, diperlukan Dewan Pengarah/Steering Committee (SC) dan Kelompok Kerja (Pokja) Jakarta Berketahanan untuk menyusun dan menghasilkan Strategi Ketahanan Kota yang relevan dan dapat diimplementasikan di Jakarta. Hal ini juga dilakukan untuk menangkap berbagai pendapat dan masukan dari seluruh pemangku kepentingan yang ada di Jakarta.

Mengingat program 100RC Jakarta merupakan program yang lintas sektoral dan mencakup hampir seluruh aspek di Jakarta, Bappeda Provinsi DKI Jakarta diusulkan untuk menjadi koordinator dalam setiap Kelompok Kerja (Pokja) Jakarta Berketahanan. Meskipun begitu, hal ini perlu dipertimbangkan kembali mengingat kesesuaian peran masing-masing OPD di dalam Kelompok Kerja (Pokja) tersebut.

Artikel terkait

Leave a Reply

Baca juga: Temukan Tempat Makan dan Tempat Hangout Terbaik di Kota Anda

Back to top button